Rabu, 20 Februari 2008

Babi Berkepala Manusia


Belang, Manado
Warga Minahasa Tenggara (Mitra), khususnya di Desa Watuliney, Kecamatan Belang, dihebohkan atas kelahiran anak babi yang memiliki wajah dan bagian kepala mirip manusia. Tak heran jika warga kemudian berbondong-bondong menyaksikan peristiwa langka tersebut Sabtu hingga Minggu (03/02) kemarin.

Babi 'berkepala manusia' itu sendiri dilahirkan induknya Pukul 22.00 Wita, Jumat (01/02). Keesokan paginya, seorang penjaga peternakan babi milik keluarga Joutje Pondaag-Tumboybela, dikagetkan saat melihat anak bayi yang dilahirkan tersebut. Pasalnya, muka babi itu lebih menyerupai manusia. Babi mungil itu memiliki bulu putih dengan berat 1,5 kilogram. Kalau muka, hidung dan lidah babi itu mirip manusia, namun suaranya lebih mirip monyet. Lebih unik lagi anak babi berkelamin betina tersebut memiliki dahi layaknya dahi manusia serta memiliki pusar di atas kepalanya. Informasi yang diperoleh dilapangan, proses pembibitan babi itu terhitung 10 Oktober 2007 silam, Ini artinya, babi ini berada dalam kandungan induknya selama 3 bulan, 21 hari. Babi aneh ini memiliki 12 saudara yang dilahirkan induknya. Namun ke 11 saudara-saudaranya berfisik normal sebagaimana lazimnya seekor babi. Sementara berita anak babi mirip manusia ini menjadikan lokasi peternakan Ko' Uce terus dipadati warga dari segala penjuru desa, bahkan dari kecamatan tetangga. Pemandangan ini terjadi sejak Sabtu hingga Minggu kemarin. Hukum Tua Desa Watuliney Max Manampiring mengatakan, sejak hebohnya berita tersebut, kini anak babi itu tak lagi berada di kandangnya, karena oleh pemilik langsung dipindahkan kerumah. "Pemindahan ini semata-mata untuk memudahkan siapa saja yang ingin melihat anak babi ini," kata Kumtua Manampiring sambil menggendong anak babi langka tersebut.

Sementara itu, fenomena babi berkepala mirip manusia itu, mengundang beragam tanggapan. Camat Belang Sumaryadi Umar yang sempat ikut menyaksikan babi tersebut, mengatakan bahwa ini menunjukkan tanda-tanda akhir zaman. Sedangkan Kumtua Manampiring menambahkan, ini menandakan bahwa masyarakat Kabupaten Mitra harus lebih banyak bergumul lagi. "Lihat saja, tak hanya keanehan temuan anak babi ini yang terjadi di Mitra, sebab beberapa hari lalu di wilayah kita juga ditemukan anak ayam berkaki tiga," ujar Manampiring. Lain halnya dikatakan tokoh pemuda Mitra, Viddy Ngantung. Menurutnya, temuan ini merupakan tanda awas bagi masyarakat dalam menghadapi Pilkada. "Singkatnya dalam pilkada Mitra nanti boleh jadi akan tersaji pertarungan sengit antara masing-masing kandidat. Sebab itu, sudah sepantasnya kita sebagai warga menyadari itu sambil tetap terus menjaga kondusivitas daerah kita," ungkapnya.

Sumber :
PT. Rajawali Citra Televisi Indonesia

Rabu, 13 Februari 2008

Kahitna - Tak Sebebas Merpati


Kala kita lihat
Sepasang merpati
Terbang bebas lepas
Tepat di hadapan

Lalu kaubertanya
Kapan kita bagai mereka
Terbang lepas bebas....
Lepas bebas ke ujung dunia

Dan kubertanya
Maukah kau terima
Pinangan tanpa
Sisa cinta yang lain

Rona bahagia
Terpancar dari anggukan
Saat kupasangkan....
Pasang cincin di jemari

Terimakasih kau terima
Pertunangan indah ini
Bahagia meski mungkin
Tak sebebas merpati

Minggu, 27 Januari 2008

Mengatasi Marah ala Nabi

Sering kali kita dihinggapi rasa emosi yang berlebihan yang berimbas mudah meledaknya amarah kita. Walaupun sudah berusaha untuk menahannya tapi bila kita tidak mempunyai kiat untuk menghentikannya, usaha kita akan percuma. Nabi selaku suri tauladan yang baik telah memberikan kiat-kiat menghentikan marah.baca selengkapnya

Kiat-kiat Rasulullah dalam mengatasi kemarahan yang sering menghinggapi jiwa generasi muda saat ini. Adapun kiat-kiatnya adalah sebagai berikut.

  1. Membaca ta’awudz. Yang bertujuan meminta kepada Allah I agar dijauhkan dari syaitan. Karena syaitan juga ambil bagian dari meledaknya amarah kita.
  2. Kalau sudah membaca ta’awudz masih saja marah, dan posisinya sedang berdiri. Oleh Rasulullah disuruh untuk duduk, yang bertujuan menenangkan diri, agar amarahnya mereda.
  3. Walaupun sudah duduk tapi amarahnya masih saja menggeliat maka, cobalah untuk berbaring. Yang tujuannya sama dengan yang duduk tadi.
  4. Diam. Biasanya orang yang sedang marah bicaranya pasti tidak karuan dan dari mulutnya keluar sumpah serapah. Oleh karena itu Rasulullah menganjurkan untuk diam.
  5. Berwudhu. Orang marah selalu badannya panas karena tubuh banyak membakar kalori. Maka untuk mereduksi panas tersebut Nabi menganjurkan untuk berwudhu.
  1. Dari kelima cara diatas belum berhasil, cobalah untuk shalat. Karena shalat dapat mencegah perbuatan mungkar.

Cara diatas adalah cara indrawi atau yang bersifat jasmani, kemudian cara maknawi atau hati, point-pointnya adalah sebagai berikut.

  1. Hendaknya mengingat besarnya pahala menahan amarah. Karena sama dengan menahan hawa nafsu kita.
  2. Kemudian ingatlah, bahwa syaitanlah yang menjadi provokator dan penyokong amarah kita.
  3. Hendaknya mengingat, bahwa terus menerus dalam kemarahan dapt memutus tali silaturahmi dan akan menambah permusuhan dan kebencian.
  4. Yang terakhir. Bayangkanlah bentuk wajah kita saat marah. Apakah seperti kambing atau serigala.
Ikhwan sekalian, sikapilah amarah dengan kiat-kiat yang telah diajarkan Nabi r. Karena di diri Rasulullah terdapat suri tauladan yang baik. Jadi kita ambil kiat-kiatnya dan kita buang sifat amarah yang dapat merusak jiwa dan mengeraskan hati tersebut. Akhir kata, Tetap semangat, karena Surga masih jauh.


Sumber : http://abusalman08.wordpress.com/2007/11/25/mengatasi-marah-ala-nabi/


"Berikan sesuatu pada kehidupan, maka kehidupan akan mencukupimu"